Ini Caranya Membedakan Beras Asli dan Beras Plastik


loading...
loading...
Berita mengenai Beredarnya beras palsu berbahan dasar plastik sempat menghebohkan masyarakat beberapa hari ini, ada yang menyebutnya hoax alias tidak terbukti atau rekaan belaka namun ada juga yang menyebutnya sebagai fakta karena sudah ada korban yang jauh.

Walaupun begitu, anda tetap harus memiliki pengetahuan seputar bagaimana menmbedakan beras asli dari beras plastik cina ini.


Bagaimana cara membedakan beras plastik dan beras padi asli? Itulah pertanyaan utama yang pantas diajukan setelah di masyarakat muncul kekhawatiran atas peredaran beras sintetik atau beras plastik yang dicampurkan ke beras padi asli yang tentu jelas-jelas membahayakan kesehatan. Terkait masalah itu, sehatituharus.com mencoba menurunkan tulisan mengenai perbedaan antara beras plastik alias beras sintetis dengan beras padi asli.

Mengapa kita harus paham perbedaan di antara keduanya? Apa bahaya beras plastik? Ya jelas, harus. Karena beras itu membahayakan kesehatan dan juga membuat pengonsumsinya sakit perut. Sebagaimana pengakuan Dewi, seorang penjual nasi uduk dan bubur, warga Perumahan Mutiara Gading Timur, Kelurahan Mustika, Bekasi. Ia beberapa hari yang lalu menemukan keganjilan dengan beras yang dimasaknya. Konsumen mengeluh sakit perut dan pusing setelah makan nasi masakannya. Dia mengaku membeli beras itu seharga Rp 8000/kg dari pedagang beras langganannya.


Sebagaimana pengakuan Dewi yang dikutip banyumasnews.com, ciri-ciri beras plastik atau beras sintetis adalah pertama tidak bisa bercampur dengan air; kedua jika dimakan rasanya berbeda dengan beras asli (rasanya tawar, tidak ada aroma wangi seperti halnya beras asli); dan ketiga rasa di mulut agar getir.

Berikut ini cara membedakan beras plastik atau beras sintetis dengan beras asli. Ada 6 (enam) ciri-ciri umum beras sintetis atau beras plastik yang kasat mata sehinggga masyarakat bisa lebih berhati-hati dalam membeli beras:

1. BILA DIMASAK DIJADIKAN BUBUR, BERAS PLASTIK AKAN TETAP BERBENTUK BUTIRAN DAN SEPERTI BELUM MATANG.

Nasi normal jika diolah menjadi bubur biasanya akan mengental dan menyatu ketika kondisinya sudah dingin. Tapi bubur dari beras plastik, setelah dingin akan berbentuk buliran dan seperti belum matang. Kelihatannya encer tapi butirannya tetap terlihat.

2. SAAT DITANAK, BERAS PLASTIK MENGELUARKAN AIR.

Beras yang asli akan menyerap air supaya berasnya bisa mengembang. Tapi beras plastik malah mengeluarkan banyak air. Beras asli menjadi nasi yang empuk dan pulen karena ia menyerap air, tapi beras plastik malah akan mengeluarkan banyak air. Hal ini dimungkinkan karena plastik sebagai unsur pembuatnya meleleh.

3. BERAS PLASTIK RASANYA GETIR DAN ANEH.

Nasi dari beras asli ada aroma wangi, ada rasa sedikit manis dan dimakan bikin perut kenyang. Nasi dari beras plastik rasanya di lidah aneh dan tentu saja tawar.

4. PENAMPILAN FISIK.

Beras plastik polos dan bening, sedangkan beras asli terlihat warna putih susu di tengah-tengahnya. Kita harus hati-hati, warna bening polos bukan berarti berasnya bersih.

5. KETIKA DICAMPUR DAN DIMASAK, POSISI AIR AKAN BERADA DI ATAS NASI. BUKANNYA MALAH MENYATU.

Pada saat masak bubur, nasi akan mengendap di bawah dan airnya di atas. Seharusnya, beras palsu akan menyatu dengan air atau mengapung di permukaan jika jumlah air lebih banyak.

6. SELAIN DIKENALI DARI WARNANYA, BERAS PLASTIK JUGA DIKENALI DARI TEKSTURNYA.

Beras asli punya guratan, tidak halus, bahkan kadang bocel-bocel/rusak. Sedangkan beras plastik memiliki tekstur halus sempurna saja. Jadi jangan terkecoh dengan penampakan halus beras, bersih putih, dan bentuk yang rata, karena ternyata palsu alias beras sintetis. (Sumber: banyumasnews.com via simomot.com).