Serba Serbi Proses Menstruasi Pada Wanita


loading...
loading...
Apa itu Menstruasi? Sebelum kita membahas lebih jauh lagi mengenai menstruasi ada baiknya kita mengetahui dulu arti dan definisi dari mensturasi. Menstruasi adalah pelepasan dinding rahim (endometrium) yang disertai perdarahan dan terjadi secara rutin setiap bulannya pada wanita kecuali dia mengalami kehamilan.

Menstruasi yang pertama terjadi pada anak perempuan berusia 11 tahun tetapi kadang terjadi pada usia sekitar 8-16 tahun, tergantung pribadi masing-masing. Menstruasi merupakan pertanda masa reproduktif pada kehidupan seorang wanita sampai nanti mengalami menopause (perhentian menstruasi).

Siklus menstruasi ada berbagai macam waktunya, berkisar 21-35 hari. Hanya 10-15% wanita yang memiliki siklus 28 hari. Jarak antara siklus yang paling panjang biasanya terjadi saat mendapat menstruasi pertama dan menjelang menopause.

Ada beberapa wanita yang mengalami menstruasi awal dengan tidak beraturan, kemungkinan jarak menstruasi pertama dengan kedua bisa terjadi selama 2 bulan atau dalam sebulan bisa terjadi 2 siklus. Hal ini normal dan biasanya setelah beberapa lama maka sikus akan menjadi lebih teratur.

Setiap bulan setelah hari ke 5 dari siklus menstruasi, endometrium mulai tumbuh dan menebal sebagai persiapan terhadap kemungkinan terjadinya kehamilan, setelah hari ke 14 terjadi pelepasan telur dari ovarium (peristiwa ovulasi). Sel telur ini kemudian masuk ke salah satu tuba falopii, yang jika terjadi pembuahan oleh sel sperma maka sel telur akan masuk ke rahim dan mulai tumbuh menjadi janin.

Jika tidak terjadi pembuahan maka di hari ke 28 endometrium akan dilepaskan dan terjadi perdarahan yang disebut menstruasi.

Proses ini berlangsung selama 3-5 hari tetapi ada juga yang mengalami selama 7hari. Kadang proses pelepasan endometrium ini tidak secara tuntas sehingga terjadi penumpukan setiap bulannya yang menyebabkan endometriosis.

Oleh karena itu menstruasi setiap bulannya harus keluar secara tuntas sehingga tidak menimbulkan terjadinya endometriosis.